― Kama Gatih adalah wadah untuk menampung masyarakat yang peduli terhadap kanker darah.Kami mengedukasi, membantu, dan mengarahkan masyarakat sekitar supaya tidak mudah terjangkit kanker darah.

Kama gatih
Kama berarti kasih sayang atau kepedulian,
Gatih mengacu pada darah (Getih).
Darah, sebagai simbol kehidupan yang tak tergantikan, menjadi titik tokus kampanye ini
Satitik Kasih kangge Kanker Getih
Setetes kasih sayang (Satitik kasih) bisa memberkan Kekuatan luar biasa seperti tetes-tetes darah yang mengalir bagi/untuk (kangge) mereka yang berjuang melawan penyakit kanker darah (Kanker Getih)

Kasus kanker darah di Indonesia termasuk dalam 10 besar masalah kanker yang paling signifikan bagi masyarakat lokal, dengan peringkat ke-6 dalam hal angka kematian yang tinggi. Berdasarkan informasi dari Globocan 2020, tercatat sebanyak 14.979 kasus baru penderita leukemia diidentifikasi di Indonesia, dan jumlah kematian mencapai 11.530 orang. Data dari Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2013 menunjukkan prevalensi kanker pada anak anak umur 0-14 tahun berjumlah 16.291 kasus, dimana sepertiga diantaranya adalah kanker darah, penyakit ini merupakan penyakit keganasan yang paling banyak menyerang anak-anak.Menurut penjelasan Dr. Bambang Sudarmanto, jumlah kasus kanker darah pada anak-anak di Kota Semarang mengalami peningkatan setiap tahun, dengan peningkatan sekitar 42 persen pada tahun 2020 di RSUP Dr. Kariadi.Melihat lonjakan angka penyandang kanker darah tersebut, kami bertekad untuk membantu masyarakat dan turut berperan dalam mengatasi permasalahan ini. Kampanye yang akan kami lakukan akan terbagi ke dua arah, yaitu masyarakat sekitar (kondisi sehat) dan untuk kelompok penderita yang sedang berjuang untuk kesembuhan kanker darah.